Prosedur, Komplikasi, dan Efek Samping Penggantian Sendi Panggul

Sendi Panggul


Sendi panggul yang sakit atau rusak masih bisa diperbaiki. Jadi, pasien punya harapan untuk bisa beraktivitas dengan normal kembali. Cara yang bisa ditempuh adalah penggantian sendi panggul.

Prosedur Penggantian Sendi Panggul

Prosedur ini biasanya berlangsung 1-2 jam. Tindakannya bisa berbeda-beda, tergantung spesialisasi dokter bedah dan kondisi pasien. Sebelum operasi, pasien akan dibius total atau sebagian, mulai dari pinggang ke bawah sesuai pertimbangan dokter & kesepakatan dengan pasien.

Di ruang operasi, pasien akan di infus di tangan atau lengan. Kemudian, dokter bedah akan menyuruhnya berbaring di meja operasi. Lalu, kateter dipasangkan ke pasien. Selanjutnya, dokter anestesi memeriksa denyut jantung, tingkat pernapasan, tekanan darah, serta oksigen dalam darah pasien saat operasi dilakukan.

Dokter akan membersihkan kulit pasien dengan cairan antiseptik, lalu dibuat sayatan sampai sendi panggul terbuka. Setelah itu, sambungan tulang pinggul yang rusak diganti sendi buatan. Pemasangan sendi buatan terdiri dari tiga bagian: mangkuk yang menempel dengan tulang panggul, stem yang menempel dengan tulang paha, serta kepala sendi yang menghubungkan keduanya. Mangkuk & stem terbuat dari logam sementara kepala sendi terbuat dari keramik atau logam.

JIka sudah terpasang sempurna, sayatan dijahit atau ditutup kembali dengan staples khusus. Mungkin, dokter juga akan membiarkan sebuah selang terpasang di area operasi untuk mengeluarkan cairan dan darah sisa operasi.

Komplikasi Penggantian Sendi Panggul

Meski jarang terjadi, operasi ini bisa menimbulkan beberapa komplikasi seperti implan pinggul longgar, dislokasi tulang panggul, salah satu kaki lebih panjang, infeksi pada sekitar prostesis, dan timbul gumpalan darah pada pembuluh darah panggul atau kaki. Beberapa komplikasi lain adalah luka pada pembuluh darah atau saraf, nyeri berkelanjutan, retak atau kekakuan pada panggul, dan pendarahan.

Efek Samping Penggantian Sendi Panggul

Jika muncul beberapa gejala tertentu setelah operasi ganti bonggol paha, segera konsultasi dengan dokter. Gejala yang dimaksud antara lain sendi kaki yang diganti lebih pendek dari sebelahnya, sendi buatan tak bisa digerakkan, sulit atau bahkan tidak bisa berjalan, terdengar suara ‘pop’ ketika kaki digerakkan, sendi buatan terasa kurang nyaman, dan nyeri yang hebat pada pangkal paha dan pinggul.

 

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Label

Recent Posts

Label Cloud